Selasa, 16 Desember 2014
Kamis, 11 Desember 2014
Maliki ulang tahun ke-8
Yeaaaaaa...!!
alhamdulillaahhh Ya Allah SWT.
Semoga Maliki Qalbun Salim jadi anak yang soleh, pinteerr, baik hati, sayang sama mama-fati-adek-dan ke semua manusia....semoga Maliki makin semangat menghafal ayat-ayat suci Al Qur'an. Semoga jugaa Maliki ngga pernah sakit parah, nggak pernah kecelakaan, ngga pernah dilecehkan (seksual atau non seksual) oleh orang, ngga pernah nonton hal-hal porno.....Aamiin.
Persiapan mau meluncur, yeaaa :
Silahkan klik INI untuk melihat video saat Maliki ulang tahun ke-8 :)
alhamdulillaahhh Ya Allah SWT.
Semoga Maliki Qalbun Salim jadi anak yang soleh, pinteerr, baik hati, sayang sama mama-fati-adek-dan ke semua manusia....semoga Maliki makin semangat menghafal ayat-ayat suci Al Qur'an. Semoga jugaa Maliki ngga pernah sakit parah, nggak pernah kecelakaan, ngga pernah dilecehkan (seksual atau non seksual) oleh orang, ngga pernah nonton hal-hal porno.....Aamiin.
![]() |
| Foto waktu Maliki dinyanyiin "Selamat Ulang tahun" oleh teman-teman di Pramuka Homeschooling, tanggal 11 Desember 2014. Daaan semua temen-temen dapat donat madu yang dibawain mama :) |
Persiapan mau meluncur, yeaaa :
Silahkan klik INI untuk melihat video saat Maliki ulang tahun ke-8 :)
Selasa, 09 Desember 2014
Masuk ke flexi school yang bernama "Hayat School"
Maliki, sejak awal bulan Desember 2014 ini, dipindahkan dari flexi school "Pewaris Bangsa" oleh mama dan fati, ke sekolah flexi (flexi school) yang bernama "Hayat School".
Hayat school, berbeda dengan flexi school yang lain, tidak menerapkan ijazah.
Di sini belajarnya lebih ke alam. Anak-anak didiknya diajarkan jalan kaki ke pematang sawah, masuk ke saluran irigasi, memanjat undakan -undakan di sawah, memancing ikan di kolam pemancingan , memasak sendiri masakan sederhana, ke warung sendiri membeli beberapa bahan makanan (tidak semua), prakarya dari bahan bekas, olahraga yoga khusus yoga anak, dan juga ada klub amatir astronomi. Semua kegiatannya boleh dibayar per hari. Sampai detik saya menulis ini, per hari biayanya Rp 25.000, -
Sekolah "Hayat School" ini agak-agak berkonsep "toto chan", namun sarat dengan pendalaman Al Quran. Jadi apa yang dilihat anak didik di alam (kelihatan di pandangannya) akan dikaitkan dengan ayat-ayat Al Quran yang berhubungan.
Alamatnya : di kelurahan Cijambe (sebelah timurnya daerah Ujung Berung), kota Bandung.
Informasi selanjutnya, silahkan telfon atau WhatsApp aja ke nomer 081223023427 (ibu Sri).
Sejauh ini Maliki sangat enjoy. Maliki masih mengambil hari Selasa dan Jumat saja duluu... namanya juga flexibel school. Hehehehehe
Flexi school adalah sekolah yang tidak masuk setiap hari, atau boleh setiap hari bila anak dan orangtua si anak mau.
Maliki ambil Selasa dan Jumat, karena ... Senin mau libur, Rabu les robotik, Kamis pramuka homeschooling, Sabtu les wushu.
Semoga Maliki jadi anak yang pinter dan soleh yaaaa..aamiin. Besok mau ultah niih... hehehee...
Hayat school, berbeda dengan flexi school yang lain, tidak menerapkan ijazah.
Di sini belajarnya lebih ke alam. Anak-anak didiknya diajarkan jalan kaki ke pematang sawah, masuk ke saluran irigasi, memanjat undakan -undakan di sawah, memancing ikan di kolam pemancingan , memasak sendiri masakan sederhana, ke warung sendiri membeli beberapa bahan makanan (tidak semua), prakarya dari bahan bekas, olahraga yoga khusus yoga anak, dan juga ada klub amatir astronomi. Semua kegiatannya boleh dibayar per hari. Sampai detik saya menulis ini, per hari biayanya Rp 25.000, -
Sekolah "Hayat School" ini agak-agak berkonsep "toto chan", namun sarat dengan pendalaman Al Quran. Jadi apa yang dilihat anak didik di alam (kelihatan di pandangannya) akan dikaitkan dengan ayat-ayat Al Quran yang berhubungan.
Alamatnya : di kelurahan Cijambe (sebelah timurnya daerah Ujung Berung), kota Bandung.
Informasi selanjutnya, silahkan telfon atau WhatsApp aja ke nomer 081223023427 (ibu Sri).
Sejauh ini Maliki sangat enjoy. Maliki masih mengambil hari Selasa dan Jumat saja duluu... namanya juga flexibel school. Hehehehehe
Flexi school adalah sekolah yang tidak masuk setiap hari, atau boleh setiap hari bila anak dan orangtua si anak mau.
Maliki ambil Selasa dan Jumat, karena ... Senin mau libur, Rabu les robotik, Kamis pramuka homeschooling, Sabtu les wushu.
Semoga Maliki jadi anak yang pinter dan soleh yaaaa..aamiin. Besok mau ultah niih... hehehee...
Senin, 08 Desember 2014
Yang si kakak presentasi, si adik kecil ngarang lagu sendiri :)
Selasa, 02 Desember 2014
Perkembangan bathin Maliki
Selama homeschooling ini, saya kurang mem-posting tentang nurani atau sisi kejiwaan Maliki.
Baiklah... sekarang yaaa... hehehe
Jadi contohnya begini..... suatu hari, Maliki menonton acara di tv7, yaitu yang jam 6 pagi. Judulnya "khazanah Islam", jadi ini acaranya, seorang narator mengisahkan sebuah tema yang Islami. Hari itu kebetulan temanya tentang zakat.
Naratornya menjelaskan arti zakat, bahkan ada visualisasi masuk neraka apabila orang Islam itu kikir. Acara itu juga banyak membacakan ayat-ayat Al Quran, lalu dibacakan terjemahannya.
Kemudian , Maliki dengan bersungguh-sungguh berkata ,"Maliki mau sedekah ama zakat kalau ada uang mama.... kasihan anak yatim sama orang miskin."
Alhamdulillah. . Beberapa bulan dan setiap hari selalu diulang-ulang tentang rukun Islam dan juga rukun Iman , beserta maknanya kepada Maliki. Kami (orangtua Maliki) juga beberapa kali sengaja mengajak ia dan adiknya ke rumah panti asuhan, lalu turut melihat kami menyerahkan bantuan.
Cerita lain, ada seorang temannya yang suka berbohong dan sering menganggu anak yang lebih kecil. Maliki berkata pada saya ,"Ma.... dia sudah aku bilangin 'kenapa kok kamu gitu?' tapi dia malah ngancam bilang ' ya udah! kamu gak usah jadi teman aku!' " Dengan cerita ini, saya amati anak yang dia maksud tersebut. Sepertinya ibu anak ini sangat memuja anaknya, dan tidak bisa konsisten menerapkan "punishment". Segera setelah saya buktikan ia anak yang pembohong, suka mengancam, suka buang sampah sembarangan, dan suka menganggu anak yang lebih kecil, saya nasehati Maliki.... bahwa itu akhlak yang tidak baik. Kemudian saya jauhkan Maliki dari anak tersebut, agar intensitas pertemuan Maliki dengan dia tidak terlalu sering.
Pernah sih saya coba menasehati dia, tapi dia ngeles (mengelak), padahal jelas-jelas ia mengambil barang anak-anak usia PAUD saat anak-anak kecil itu sedang belajar. Melapor ke ibunya juga sudah, tapi ibunya terlalu memuja dia, mengatakan bahwa anaknya calon pemimpin (pemimpin geng mafia, mungkin). Begitulah.....
Ada juga cerita lain. Maliki sangat terguncang kalau melihat orang, atau anak lain membuang sampah sembarangan. Ia bisa sedih dan bergidik benci melihat orang buang sampah sembarangan. Saya sebagai mamanya beberapa kali (jarang siih) membawa kresek hitam bersama Maliki dan adiknya Ifa memungut sampah bila terlihat di depan kita. Baik itu saat pergi les, atau di sekitaran rumah kami... hmm.. akan saya lebih persering deh yaa. PR nih !
Alhamdulillah Ya Allah SWT. ..
Baiklah... sekarang yaaa... hehehe
Jadi contohnya begini..... suatu hari, Maliki menonton acara di tv7, yaitu yang jam 6 pagi. Judulnya "khazanah Islam", jadi ini acaranya, seorang narator mengisahkan sebuah tema yang Islami. Hari itu kebetulan temanya tentang zakat.
Naratornya menjelaskan arti zakat, bahkan ada visualisasi masuk neraka apabila orang Islam itu kikir. Acara itu juga banyak membacakan ayat-ayat Al Quran, lalu dibacakan terjemahannya.
Kemudian , Maliki dengan bersungguh-sungguh berkata ,"Maliki mau sedekah ama zakat kalau ada uang mama.... kasihan anak yatim sama orang miskin."
Alhamdulillah. . Beberapa bulan dan setiap hari selalu diulang-ulang tentang rukun Islam dan juga rukun Iman , beserta maknanya kepada Maliki. Kami (orangtua Maliki) juga beberapa kali sengaja mengajak ia dan adiknya ke rumah panti asuhan, lalu turut melihat kami menyerahkan bantuan.
Cerita lain, ada seorang temannya yang suka berbohong dan sering menganggu anak yang lebih kecil. Maliki berkata pada saya ,"Ma.... dia sudah aku bilangin 'kenapa kok kamu gitu?' tapi dia malah ngancam bilang ' ya udah! kamu gak usah jadi teman aku!' " Dengan cerita ini, saya amati anak yang dia maksud tersebut. Sepertinya ibu anak ini sangat memuja anaknya, dan tidak bisa konsisten menerapkan "punishment". Segera setelah saya buktikan ia anak yang pembohong, suka mengancam, suka buang sampah sembarangan, dan suka menganggu anak yang lebih kecil, saya nasehati Maliki.... bahwa itu akhlak yang tidak baik. Kemudian saya jauhkan Maliki dari anak tersebut, agar intensitas pertemuan Maliki dengan dia tidak terlalu sering.
Pernah sih saya coba menasehati dia, tapi dia ngeles (mengelak), padahal jelas-jelas ia mengambil barang anak-anak usia PAUD saat anak-anak kecil itu sedang belajar. Melapor ke ibunya juga sudah, tapi ibunya terlalu memuja dia, mengatakan bahwa anaknya calon pemimpin (pemimpin geng mafia, mungkin). Begitulah.....
Ada juga cerita lain. Maliki sangat terguncang kalau melihat orang, atau anak lain membuang sampah sembarangan. Ia bisa sedih dan bergidik benci melihat orang buang sampah sembarangan. Saya sebagai mamanya beberapa kali (jarang siih) membawa kresek hitam bersama Maliki dan adiknya Ifa memungut sampah bila terlihat di depan kita. Baik itu saat pergi les, atau di sekitaran rumah kami... hmm.. akan saya lebih persering deh yaa. PR nih !
Alhamdulillah Ya Allah SWT. ..
Langganan:
Postingan (Atom)









